Kopi dan Semesta

Biasanya
Menyesal ketika malam kulewatkan

Lalu
Kulangkahkan kaki
Menuju 'Semesta'

Kembali
Aku menyeruput
Segelas kopi 'Semesta'

Kupandang kursi dan meja itu
Ah terjebak lagi

Terjebak pada nostalgia kita

Pahit dan manis
Seperti kopi

Manis tak kala kita lewatkan malam itu
Bersama

Lalu Pahit
ketika kembali
Nostalgia menjebak


Jogja (Cafe Semesta) 23 feb 2016. 03.54
Previous
Next Post »