Acara Dies Natalis PPMI Dibuka.

Semarang - Acara pembukaan Dies Natalis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) ke 23, resmi dibuka pada jumat (28/1) di Aula Universitas Muhammadiyah Semarang.

Kegiatan dengan tajuk "Pers Mahasiswa Bangkit dan Melawan Pembungkaman"  ini diikuti oleh ratusan insan Pers Mahasiswa (Persma) delegasi dari berbagai Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Indonesia.

Sekjend PPMI Nasional, Abdus Somad, dalam sambutannya mengatakan bahwa tema diatas sengaja diangkat sebagai bentuk upaya kami atas respon-respon yang dilakukan oleh birokrasi kampus dan juga aparat negara sewenang sebagai satgas mahasiswa baik dalam kampus maupun luar kampus saat melakukan kerja-kerja jurnalistik. "Ini perlu kami respon karena banyak kasus-kasus yang saat ini terjadi di pers mahasiswa didiamkan begitu saja, solidaritas teman-teman mahasiswa sudah mulai luntur, kebersamaan sudah mulai hilang dan egosentris semakin meninggi" ujarnya.

Somad menambahkan, pers mahasiswa harus bersatu, saling berjejaring dan saling menguatkan untuk melawan kekuasaan yang menindas kita secara struktural maupun non struktural.

Ia juga berharap teman-teman pers agar menjadi pers mahasiswa yang layak dibaca oleh masyarakat dan mencerdaskan rakyat Indonesia. "Saya juga berharap kepada teman-teman agar mari kita tetap menjaga idealisme kita" seru Somad.

Pada acara pembukaan, juga dihadiri oleh Wakil Rektor III Unimus dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah yang sekaligus secara resmi membuka kegiatan ini.

Dies Natalis PPMI XXIII akan diselenggarakan selama 4 hari, sejak sampai 1 februari 2015 bertempat di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dengan rangkaian acara antara lain, seminar nasional, Persma festival, pelatihan dan jelajah wisata kota Semarang.

Previous
Next Post »